| Penulis | : | Prima Gusti Yanti, Fairul Zabadi, Fauzi Rahman |
| Penerbit | : | UHAMKA PRESS |
| Tahun Terbit | : | 2025 |
| Halaman | : | vi + 203 halaman |
| Ukuran Buku | : | 14,8cm x 21 cm |
| : | [email protected] | |
| ISBN | : | |
| Harga | : | |
| Sinopsis | : | Buku Sastra Banding ini disusun untuk menyiapkan kajian yang komprehensif bagi masyarakat, peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan informasi dan pemahaman tentang sastra banding. Buku ini memuat berbagai teori dan hakikat sastra banding yang diperlukan oleh berbagai pihak tersebut. Isi buku ini terkait dengan pemahaman tentang sastra banding, bagaimana sastra banding menurut aliran Prancis dan Aliran Amerika. Begitu juga ketika sastra banding sampai ke Indonesia, pemahaman tentang sastra banding tersebut menjadi lebih luas dan ruang lingkupnya juga menjadi lebih luas. Selain itu, juga diperkenalkan kepada pembaca bagaimana sejarah dan perkembangan sastra banding di Eropa dan Amerika yaitu tempat pertama kali sastra banding itu lahir. Sejarah perkembangan di Eropa dan Amerika dibagi menjadi sebelum abad-19, pada abad ke-19 dan setelah abad-20. Pemaparan sejarah sastra banding di Indonesia meliputi sejarah sastra banding pascakemerdekaan, dan pengaruh pusat studi di Belanda, Prancis dan Amerika. Selain itu, juga dikenalkan tokoh-tokoh yang berperan mengembangkan sastra banding di Indonesia. Topik intertekstual sebuah dasar dalam sastra banding juga dipaparkan dalam buku ini, yaitu jaringan antar teks yang satu dengan yang lainnya salin terjalin dengan erat. Masalah transformasi sastra terkait dengan penerjemahan dan saduran juga melengkapi buku ini, karena penerjemahan dan saduran merupakan cara mengenalkan sastra satu negara ke negara lainnya, walaupun hasil sastra terjemahan dan saduran dapat dikatakan sebagai karya yang otonom. Aliran romantisisme dipaparkan pada buku ini dalam rangka mengenalkan hal-hal yang terkait dengan sastra dunia yaitu sebuah aliran sastra yang sangat fenomenal karena aliran ini berhasil membongkar klasisisme yang berabad bertahan dan menguasaikan cara penyair menuangkan karyanya. Selain itu, sastra Hindia Belanda juga dihadirkan dalam buku ini karena sastra itu berisikan tema-tema tentang tanah jajahan yang ditulis oleh orang-orang Belanda memberi perluasan pengetahuan bagi pengkaji sastra banding dan dapat digunakan dalam membanding karya sastra. Sastra Hindia Belanda juga turut mempengaruhi perkembangan sastra Indonesia. Pada bagian akhir buku ini dihadirkan bab yang berisi praktik analisis sastra banding yaitu antara sebuah karya klasik Bali dan sastra klasik Sumatera Barat untuk memberi alternatif cara analisis sastra banding dilakukan. Demikian, buku ini disusun untuk menambah wawasan Masyarakat, peneliti, dan mahasiswa tentang kajian sastra banding, karena umumnya buku yang membahas sastra banding terbatas. Buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu buku rujukan untuk orang-orang yang membutuhkan pemahaman tentang sastra bandin. |

